
Namun jangan sedih, selain kebanggaan, ada satu hal lagi yang menempel di diri Anda, yakni bau badan. Koq bisa? Banyak orang yang tidak memiliki masalah bau badan perlahan tapi pasti mengeluarkan aroma yang tidak sedap saat terlalu lama memakainya. Hal ini dikarenakan oleh sifat bahan kaos tersebut.
Jika Anda sebelumnya telah membaca artikel tentang jersey di sini (http://de.tk/68UCRT), pasti sudah paham bahwa sifat kaos yang notabene terbuat dari serat polyester 100% itu tidak memiliki pori yang memungkinkan kulit untuk bernapas. Iapun juga berfungsi untuk menahan panas tubuh tetap di dalam dan menolak air atau keringat yang menempel dari dalam.
Saat kulit tidak bernapas dan keringat mengering di dalam kaos yang lembab, maka bakteri pun semakin berkembang dan menimbulkan aroma tidak sedap. Aromanya pun bervariasi, mulai dari keringat bau asam, bau ketiak tajam, bau amis, bau sampah hingga aroma parfum atau deodoran yang bercampur keringat sehingga semakin tajam.
Itulah sebabnya bahan jersey ini hanya dipakai saat berlaga di lapangan dan bukan dipakai untuk sehari-hari. Selain tidak baik untuk kesehatan kulit juga buruk untuk pencitraan Anda yang mungkin mendapat julukan si bau ketiak.
Namun dengan maraknya Piala Dunia, siapa yang bisa melarang orang untuk memakai kaos jersey? Anda hanya bisa meminimalisir timbulnya bau. Desainer kenamaan Indonesia yang tergabung dalam APPMI (Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia) serta dosen mode di Institut Kesenian Jakarta, Taruna K. Kusmayadi pun membagi tips.
"Boleh saja memakai kaos jersey asal pakai dalaman kaos katun. Kaos katun itu yang nantinya menyerap keringat. Pakai deodoran juga boleh," ujarnya. Namun banyak kasus dimana deodoran justru menimbulkan bau yang sangat tajam jika bercampur dengan keringat sehingga kaos dalaman sebaiknya tetap dipakai setelah memakai deodoran.
"Sekarang itu ada teknologi tekstil dengan fitur 'dri' dari kata dry atau kering. Maksudnya biar pakai materi polyester tapi gak bikin bau. Namun bahan ini tetap tidak nyaman di kulit meskipun sudah canggih atau dicampur sama materi lain," paparnya. Jadi sebaiknya kaos ini hanya dipakai untuk momentum saja buka untuk dipakai lebih dari 90 menit layaknya pertandingan dimulai hingga berakhir.
sumber : wolipop.detik.com
No comments:
Post a Comment